14 November 2007

TOR K-IGI: Latar Belakang

A. Latar Belakang

Otonomi daerah menempatkan Pemda berada di garda terdepan dalam melaksanakan pembangunan. Implementasi otonomi daerah mempunyai konsekuensi bahwa kinerja pemda dipertaruhkan untuk kesejahteraan Rakyatnya. Karena itu kemandirian menjadi suatu keharusan. Cita-cita Kemandirian ini membutuhkan ketajaman Visi dan ketepatan strategi kepala daerah. Visi dan strategi yang jelas dapat menggugah dan memacu semangat seluruh komponen masyarakat untuk bergerak maju membangun daya saing daerah dalam kompetisi global.
Disinilah Pemda bersama masyarakat dan stakeholder perlu mengambil langkah–langkah proaktif dan inovatif dalam memaksimalkan dan mendayagunakan seluruh potensi masyarakat, agar tercipta karya yang inovatif, tumbuhnya kemandirian dan profesionalisme kerja. Bila peradaban daerah (kultur & struktur) tumbuh maka harapan perubahan Indonesia akan terwujud.
Dalam konteks ini Kongres Inovasi Gorontalo untuk Indonesia (K-IGI) digelar. Gagasan bersama ini bermaksud untuk mengangkat inovasi lokal berupa ide, gagasan dan kreatifitas kerja Masyarakat Gorontalo sebagai propinsi Inovasi dalam khazanah pembangunan Indonesia. Upaya peningkatan kapasitas inovatif daerah tersebut tentu saja merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam upaya peningkatan kapasitas inovatif di daerah, disisi lain masyarakat mempunyai kepedulian dan potensi besar dalam berkarya dan membangun kemandirian ekonomi.
Membangun propinsi inovatif, harus dimulai dengan membangun kesadaran masyarakat atas prakarsa dan gagasan-gagasannya. Hal ini penting untuk menghargai dan menghormati keberadaan entitas masyarakat secara keseluruhan, ini pula sebagai bagian penting dalam usaha membangkitkan ”human motivation” secara merata ke segenap penjuru dan nadi kehidupan. Tanpa kesadaran ini kemandirian daerah akan sulit digapai.

TOR K-IGI: Tema & Tujuan

B. Tema :
“Membangun Masyarakat Gorontalo yang Inovatif, Mandiri dan Profesional”

C. Tujuan
Kongres Inovasi Gorontalo untuk Indonesia (K-IGI) bertujuan untuk :
  • Mengumpulkan pengetahuan, pengalaman dan inovasi sebagai modal intelektual yang apabila diberi akses modal, pasar dan peraturan yang kondusif akan dapat menumbuhkan dunia usaha, baik usaha kecil, menengah dan besar sehingga dapat tumbuh dan mencapai daya saing secara berkelanjutan.
  • Memperlancar aliran informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi diantara para Akademisi, Pebisnis serta Wirausahawan dan Pemerintah yang merupakan pelaku utama dalam menciptakan lingkungan dunia usaha yang kondusif.
  • Meningkatkan kesadaran akan adanya kapasitas untuk melahirkan ide-ide pembangunan kreatif masyarakat Gorontalo yang terrefleksi dalam berbagai inovasi yang dipresentasikan melalui Kongres Inovasi Gorontalo untuk Indonesia (K-IGI)

TOR K-IGI: Manfaat & Output

D. Manfaat
Bagi pemerintah daerah Kongres Inovasi Gorontalo untuk Indonesia (K-IGI) diharapkan dapat mengorganisir dan mengembangkan potensi lokal bagi pengembangan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kinerja organisasi dan produktivitas kerja.

E. Output

  • Disusunnya Road map pengembangan inovasi daerah yang komprehensif dan terukur.
  • Terdokumentasinya karya-karya inovasi masyarakat Gorontalo untuk Indonesia yang terangkum dalam bentuk buku “Proceeding Inovasi Gorontalo untuk Indonesia”.
  • Diakuinya karya-karya inovasi masyarakat Gorontalo secara sah melalui perlindungan terhadap Hak-hak kekayaan intelektual (HAKI).
  • Dibentuknya komisi Inovasi daerah melalui penguatan jaringan informasi inovasi nasional maupun global.

TOR K-IGI: Peserta & Persyaratan Umum

F. Peserta
Peserta dalam kongres ini diharapkan diikuti oleh Lembaga maupun individu yang terlibat adalah lembaga pemerintahan daerah, Lembaga ekonomi, keuangan, peneliti, pengamat serta asosiasi dan pebisnis atau para enterpreneur Indonesia.

G. Persyaratan Umum

  1. Kriteria dari Karya Inovasi yang dimasukkan adalah sebagai berikut:
    Kegiatan ini dapat diikuti oleh Lembaga Swadaya Masyarakat, lembaga kemasyarakatan, institusi pemerintah, dan institusi akademis.
  2. Karya Inovasi yang diajukan harus sejalan dengan semangat memfokuskan kegiatannya pada pembangunan berbasis masyarakat dan pengentasan kemiskinan yang merupakan tema utama program nasional pemerintah saat ini.
  3. Karya Inovasi yang dikirimkan secara spesifik harus dapat membantu memberikan solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat miskin di Gorontalo, khususnya masalah yang terkait dengan kesehatan, pendidikan, pertanian, air dan sanitasi, infrastuktur maupun manajemen sumber daya alam
  4. Inovasi yang diajukan dapat berupa program yang sifatnya baru atau program yang sudah digagas oleh masyarakat, melibatkan partisipasi masyarakat serta mendapat dukungan dari masyarakat karena potensi keberhasilannya.
  5. Karya Inovasi yang diajukan harus inovatif, berkelanjutan, tidak mahal, berdampak cepat ke masyarakat, dapat direplikasi, mempromosikan kesetaraan gender, dan tidak berdampak negative pada lingkungan.
  6. Karya Inovasi yang diajukan harus memiliki performance indikator yang jelas sehingga hasil kegiatan yang dilaksanakan dapat dimonitor dan dievaluasi secara efektif.
  7. Karya Inovasi yang dikirimkan harus mengikuti format Karya Inovasi yang telah ditentukan oleh panitia. Paling lambat tanggal 10 Desember 2007.
  8. Keputusan tim juri tidak dapat diganggu gugat.

TOR K-IGI: Tempat dan Waktu Pelaksanaan

H. Tempat dan Waktu Pelaksanan
Sosialisasi dan pengajuan Karya Inovasi akan dimulai awal bulan November 2007 dan akan dipublikasikan melalui website SSG dan media massa lokal-nasional. Format pengajuan Karya Inovasi dapat diakses melalui internet http://inovasi-gorontalo.blogspot.com/. Batas akhir pengajuan Karya Inovasi adalah 10 Desember 2007. Proses penilaian dan verifikasi minggu kedua bulan Desember 2007 oleh panel Ahli. Pengumuman Karya Inovasi terbaik akan dilakukan pada pelaksanaan Kongres Inovasi Gorontalo untuk Indonesia tanggal 19Desember 2007 bertempat di Aula Serba Guna Universitas Gorontalo.

I. Biaya
Biaya pelaksanaan kegiatan ini diharapkan berasal dari pemerintah daerah yang didukung sepenuhnya oleh dermawan, praktisi dan tokoh-tokoh masyarakat Gorontalo.

TOR K-IGI: Organisasi Kerja

J. Organisasi Kerja
Kongres ini dilaksanakan oleh kepanitian yang dibentuk bersama antara Salemba Study Group (SSG) dan Keluarga Selemba Tengah (KST-29). SSG adalah kelompok kajian rutin mahasiswa asrama Salemba Tengah 29 dibawah koordinir Suprisno Baderan. Sedangkan KST-29 adalah wadah seluruh alumni dan penghuni asrama mahasiswa Salemba Tengah 29. KST terbentuk pada tanggal 22 Oktober 2007 diketuai Lukman Laliyo, M.Pd.

K. Penutup
Demikian TOR ini dibuat sebagai kerangka acuan kegiatan dimaksud. Kami menyadari bahwa kesediaan bekerja dan keikhlasan doa kita bersama kegiatan ini akan sukses. Akhirnya apapun bentuk perhatian dan bantuan bapak /ibu /saudara (i) sangat diharapkan untuk kemajuan Gorontalo masa depan. Semoga..!

AGENDA ACARA K-IGI

Selasa, 18 Desember 2007

Presentase dan Diskusi Karya Inovasi terbaik

08.00 – 08.30

Registrasi Peserta

08.30 – 12.30

Sesi : I

Presentase dan Diskusi Karya Inovasi terbaik

Bidang : Teknik

Moderator : Saiful Maksum

12.30 – 13.30

Istrahat

13.30 – 15.30

Sesi : II

Presentase dan Diskusi Karya Inovasi terbaik

Bidang : Sosial, masyarakat dan Pemerintahan

Moderator : Razak H Umar

15.30 – 17.00

Pembahasan Road Map dan Gagasasan Komisi Inovasi Gorontalo

Tim Pengarah

17.00 – 19.30

Istrahat.

19.30 – 20.20

Penjemputan Menristek RI di Bandara Jalaluddin Gorontalo

20.20 - 22.00

Silaturahim /makan malam dilanjutkan Dialog Terbatas bersama Cendekiawan Muda Gorontalo dan Dewan Riset Daerah.


Rabu, 19 Desember 2007

Sesi Pembukaan dan Penganugrahan Inovasi Award

07.00 – 07.45

Registrasi /Persiapan

07.45 – 09.30

Opening Ceremony

  • Doa : Ust Yusuf Kune
  • Laporan Panitia
  • Sambutan Gubernur Gorontalo (Fadel Muhammad)
  • Sambutan dan Penyerahan Award Inovasi Daerah oleh Menristek RI sekaligus membuka acara dengan Resmi

(Kusmayanto Kadiman)

Sesi Seminar Nasional

09.30 – 12.30

Inovasi Pencerdasan Masyarakat melalui Entrepreneur Goverment

(Studi Kasus Propinsi Gorontalo)

Oleh : Fadel Muhammad

Inovasi dan pembangunan Ekonomi Lokal

(Kajian Dalam Perspektif Peluang dan Tantangan Inovasi Daerah)

Oleh : Sandiaga Uno


Inovasi Teknologi dalam Peradaban Manusia

Oleh : Ary Muchtar Pedju

Membangun Sistem Inovasi Nasional Berbasis Potensi Lokal

Oleh : Bakri Arbie

Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pencapaian MDG's

Oleh : Amanda Katili

Moderator : Elnino Muh Husain Mohi


12.30 – 13.30

Istrahat

13.30 – 17.00

Closing Ceremony : oleh Pembina SSG